MAT-5F-1453

Pagi-pagi aku kembali ke rutinitas biasanya, seperti gangguin operator, update status tiap gerak 1 langkah, ngerayu pelayan warung kopi tiap pagi, (braharap bisa nge-bon walaupun gak pernah berhasil) tapi aku terus ngelakuin rutinitas ini tiap pagi entah mengapa dan jangan di tanya.
Nah singkat cerita aku pergi ngampus buat jalanin hari-hari berat ku dengan title ‘mahasiswa’, entah mengapa aku berpikir semakin tinggi tingkat hunian mahasiswa di kampus semakin besar perubahan yang tampak pada wajah.

    
Bukan karena faktor usia, tapi minimnya volume otak yang gak cukup menampung daya skripsi yang mengakibatkan Mapadi (mahasiswa paling abadi).

Hal ini terbukti dari penelitian ku yang melihat tampang-tampang mahasiswa semester akhir.
Jaman yang wajahnya udah kaya anak kost yang nyari alibi buat nunggak bayar uang kost sambil nahan boker yang udah di ujung nyrempet-nyerempet mau kluar.

Dari sini aku dapat menyimpulkan, bahwa “sepandai pandai nya ngutang pasti akan bangkrut juga” cari sendiri hubungannya.

Nah kali ini aku akan bahas tingkat perubahan wajah mahasiswa tiap semester yang di alami mahasiswa.

1. Semester 1 – 2
Di semester baru ini sih masih kebawa bau-bau anak SMA, yang masih labil dan gak ngerti padahal derita baru di MULAI.Jadi wajah masih terlihat cerah kayak nemuin mantan di pernikahan tetangga terus ngajak balikan, makan bareng, bahagia the end.

Wajah bersih tanpa kerutan, pori-pori masih kecil dan kelamin membesar, senyum lebar, mata membesar karna banyak cewe-cewe yang mancing-mancing buat di jadiin gebetan, bukan pacar #miris

2. Semester 2 – 4
Di semester ini. sebenernya sama aja sih kayak semester- semester sebelumnya. Cuman mulai keliatan aja beban-beban yang harus di pikul untuk menuju ke smester berikutnya #bijak
Mulai nemuin hal baru, sepert tingkah gebetan kalo lagi ngupil, dosen yang lagi pamer laptop padahal di kelas gak ada LCD, ampe ngeliat dosen cantik pura-pura ngajar ampe lama akhirnya kedok nawarin bisnis MLM.

Di sini nih awal-awal raut wajah para mahasiswa berkedok yuni shara atau syahrini, terlihat muda tapi banyak kerutan setelah dempulan dempulan make up terlepas.

3. Semester 4-5
Nah pas semester ini nih masa-masa sulitnya mahasiswa baru dimulai, kaya abis jadian, besok lusa di putusin karena pelarian doang #curhat.

Di sini terjadi perubahan yg sangat terlihat pada raut muka seperti hidung yang semakin rata karena ketiduran dengan hidung menatap meja, volume otak semakin kecil karna volume ketombe semakin meningkat di akibatkan oleh stresss yang berlebihan, rambut sudah tak terurus karna sisir dijual untuk bayar uang kost, bulu hidung keluar kemana-mana, kulit menjadi bersisik akibat jarang mandi dan tugas yang melebihi kapasitas mahasiswa #hmmmm

Memang orang bilang kalo Tuhan gak bakal ngasi masalah yang lebih dari kapasitas kemampuan umatnya, Tapi dosen? Akan memberikan masalah diluar dari kapasitas kemampuan mahasiswanya. #bedatipis

4. Semester 6-seterusnya
Kenapa aku bilang semester 6 sampai seterusnya, karena banyak banget rintangan yang bakal kamu hadapin buat nyampe ke tempat yang namanya WISUDA.
Aku aja masih beranjak menuju ke sana, dan entah kapan selesainya.Semester-semester ini mulai banyak banget kerjaan-kerjaan yang menghampiri, kayak banci ngerayu pelanggan sambil nglempar high heels biar mau di bayar.

Nah dari kerjaan-kerjaan yang datang menghampiri membuat niat untuk lulus pun bisa tersandat. Karena ada siklus yang mengakibatkan mahasiswa menjadi Mapawa (mahasiswa paruh waktu~mahasiswa yang dijelaskan oleh  yang menyatakan bahwa:

1. Butuh duit untuk bayar kuliah.
2. Dapet kerja tapi gak cocok sama jadwal kuliah, jadi terpaksa bolos kuliah
3. Karena bolos kuliah jadi gak bisa ikut ujian.
4. Karena gak bisa ikut ujian jadi harus bayar buat semesteran lagi.
5. Jadi balik lagi ke nomer 1

Nah… hal ini yang bikin raut wajah mahasiswa udah gak nampak lagi,belek mata semakin membesar, bulu mata mulai memudar akibat penuaan skripsi, mulut semakin membesar karena berdebat dengan dosen pembimbing, pipi semakin tirus karena percobaan minum baygon yang selalu gagal, rambut rontok akibat duit habis dipake foto copy skripsi yang gak kunjung selesai.

Mungkin hal ini lah yang bikin beberapa mahasiswa wajahnya berbeda dari usia yang seharusnya dan tingkat keriput semakin nampak yang diakibaktkan oleh dosen pembimbing yang galaknya kayak badak afrika lagi PMS yang tiap ditemuin bawaannya pengen bunuh orang.

Tapi santai aja guys,
“everything hapens for a reason”

Jadi tenang aja misalnya kamu jadi mahasiswa paling lama dan wajah kamu udah gak mngkin dapat ditolong lagi, siapa tau kamu bisa diangkat menjadi patung tugu depan kampus, who knows?

Nah itu semua tipe-tipe wajah mahasiswa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: